3 Saran Para Ahli Untuk Memahami Cloud Disaster Recovery

Disaster recovery

Dengan begitu maraknya bencana alam yang terjadi tahun ini, banyak perusahaan mulai berpikir tentang DR (Disaster Recovery) di perusahaan mereka dan apakah rencana Disaster Recovery mereka telah teruji dengan baik.

Cloud Disaster Recovery menyediakan banyak keuntungan dan memungkinkan perusahaan untuk menjaga datanya di berbagai wilayah. Tetapi itu tidak berarti semua pekerjaan berhenti di sana. Kami mengutip berbagai saran dari beberapa anggota Dewan Penasihat SearchCloudComputing mengenai Cloud Disaster Recovery. Berikut tanggapan mereka:

Bill Wilder

Ada banyak cara untuk membagi resiko Cloud Disaster Recovery, jadi saya akan fokus pada satu kasus praktis: aplikasi mission-critical modern yang berjalan pada cloud. Dalam skenario ini, saran paling mendasar untuk Disaster Recovery adalah mengutamakan cloud. Jika tidak, Anda akan melakukannya dengan cara yang lebih sulit.

Ketika Anda me-migrasi kan beban kerja ke cloud, semakin modern beban kerja dan infrastruktur yang anda punya, semakin mudah Disaster Recovery-nya. Mari kita lihat kode aplikasi dan dasar database anda. Membagi resiko IaaS (Infrastructure as a Services), PaaS (Platform as a Services) atau Serverless Infrastructure untuk menjalankan logika dalam aplikasinya, biasanya tidak sesulit mengkonfigurasi Disaster Recovery Environment yang setara untuk menjalankan kode yang sama pada server web, microservices, dll. Tetapi bagaimana dengan Disaster Recovery untuk database ? Menjalankan database di VM (Virtual Machines) merupakan pola yang umum digunakan dalam cloud, hal ini membuat Disaster Recovery pada Cloud hampir sama rumitnya dengan membuat Disaster Recovery di on-premise ; Tim IT memainkan peranan besar dalam menangani kerumitan dan operasional dari Disaster Recovery, termasuk dibutuhkannya team dengan keahlian khusus.

Gaurav “GP” Pal

Kejadian bencana alam baru-baru ini telah memacu sejumlah perusahaan untuk berpikir keras tentang Disaster Recovery pada Cloud dan COOP (Continuity of Operations). Platform Cloud sangat sesuai untuk membantu perusahaan menerapkan Disaster Recovery dan sistem COOP denga biaya yang efektif, dan dengan penyebaran cloud datacenter di banyak lokasi. Untuk memulai rencana COOP, klasifikasikan dan kategorikan berbagai aset informasi menjadi critical, high, medium dan low, terkait dengan prioritas kepentingan mereka dalam mendukung operasional bisnis. Setelah layanan telah diklasifikasikan, layanan berbasis cloud siap membantu memenuhi persyaratan availability yang sesuai.

Christopher Wilder

Ada banyak pendekatan untuk Disaster Recovery pada Cloud, termasuk BackUp data, pemulihan infrastruktur / jaringan dan penerapan keamanan. Satu nasihat yang dapat saya berikan adalah dengan mengalihkan Disaster Recovery secara fungsional ke pusat operasi keamanan (SOC) di penyedia layanan untuk melindungi data, infrastruktur dan komunikasi. Perusahaan seperti Accenture, Cyrebro, C & W Business, dan Deloitte dari CyberHat menyediakan layanan SOC terpadu yang memungkinkan pengaktifan layanan keamanan sekaligus pemulihan jika terjadi bencana.

“Saya penggemar SOC karena mereka bekerja melindungi pelanggan mereka dari ancaman baik di luar maupun di dalam perusahaan. SOC memahami lokasi fisik pada sistem yang kritis, di mana data berada dan perlindungan apa yang diperlukan untuk menghilangkan bencana secara proaktif, dan dalam banyak kasus dapat menghentikan bencana sebelum terjadi. Tidak seperti kebanyakan penyedia layanan cloud (CSP), SOC fokus pada mengurangi risiko dan melindungi data dan sistem jika terjadi serangan atau bencana, sedangkan CSP fokus pada ketersediaan dan keberlangsungan bisnis sebagai ukuran keberhasilan utama mereka”

Dari perspektif Disaster Recovery pada Cloud, penting untuk memahami apa risiko Anda dan mengidentifikasi manfaat penggunaan Disaster Recovery dalam bisnis Anda. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Mencegah downtime dan waktu untuk pemulihan
  • Integritas data / mirroring untuk mengurangi kehilangan data
  • Kontrol terhadap infrastruktur dan keamanan data untuk memastikan anda memiliki sistem yang tepat untuk menghadapi bencana

Disaster Recovery Plan harus berada di lini terdepan dalam strategi Cloud anda namun sebagian besar perusahaan tidak memiliki keterampilan, anggaran atau sumber daya yang cukup untuk berhasil dalam proses Disaster Recovery. Itulah mengapa sangat penting untuk memilih penyedia SOC yang tepat untuk melindungi apa yang menjadi penting di perusahaan anda.

Untuk mendapatkan layanan Disaster Recovery berbasis Cloud terbaik, silahkan klik tautan berikut : https://cloud.datacomm.co.id/services/cloudciti/disaster-recovery-as-a-service/id

Source : Three Pieces of Advice to Master Disaster Recovery in the Cloud, computerweekly.com 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*