Cloud IaaS dan VPS Hosting: Ketahuilah Perbedaannya !

shutterstock_262483061_resizeDengan berkembangnya teknologi virtualisasi dan remote opertation, solusi cloud menjadi sangat digandrungi sekarang ini karena dapat menjawab hampir seluruh permasalahan IT, mulai dari perusahaan start-up hingga perusahaan besar memilih solusi cloud untuk meningkatkan kinerja IT system mereka.

Kesalahpahaman definisi tentang perbedaan teknologi Cloud IaaS dan VPS hosting pada industri IT sering kali terjadi dan tentu saja ini dapat sangat merugikan customer pada saat melakukan evaluasi terhadap Cloud IaaS dan VPS Hosting.

Calon customer cenderung salah membaca dan menafsirkan perbedaan mendasar diantara keduanya. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan akan faktor pembeda dari kedua teknologi Cloud IaaS dan VPS hosting.
Sebelum kita membahas lebih jauh kepada perbandingan antar cloud IaaS dan VPS hoting alangkah lebih baik kita membahas terlebih dahulu tentang virtualisasi dan cloud. Dengan kata sederhana cloud dan virtualisasi adalah membuat versi maya (virtual) dari suatu sumber daya (resource), sehingga pada satu sumber daya fisik dapat dijalankan atau disimpan beberapa sumber daya virtual sekaligus.

Pada dasarnya dengan teknologi Cloud IaaS dan VPS hosting customer tidak perlu lagi memiliki arsitektur fisik (CPU, RAM, Storage) dan system operasi yang ada diatasnya. Dan bukan hanya itu saja mereka juga tidak perlu memikirkan tentang investasi dan perawatan datacenter, perawatan server agar server tersebut berjalan sepanjang waktu.

Konsep dasarnya hampir mirip di kedua teknologi, Cloud IaaS dan VPS Hosting. Namun reliability, flexibility dan availability menjadi indikator pembeda diantara keduanya.

Apa itu VPS Hosting?

VPS (virtual private server) hosting berbasis pada server yang dibuat menggunakan virtualisasi dengan skema time-shared atau resource-shared.

Kelemahan dari teknologi virtualisasi dengan skema time-shared atau resource-shared pada VPS hosting yaitu apabila salah satu Guest OS (customer) memiliki traffic yang tinggi dan menjadikan beban server meningkat, maka dampak atau beban tersebut akan dirasakan pada semua guest OS yang ada pada hypervisor tersebut. Hal ini tentunya dapat mengganggu kinerja keseluruhan aplikasi yang di host pada server tersebut. Kejadian tersebut disebabkan karena semua resource dimiliki oleh server yang sama dan tidak dialokasikan secara khusus untuk masing – masing customer. Dengan skema ini pula menjadikan VPS hosting kurang efisien karena customer tidak dapat secara fleksibel menaikkan dan menurunkan (scale up / scale down) sumber daya komputasi sesuai dengan kebutuhan customer.

vps vs iaas

Apa itu Cloud IaaS?

Cloud IaaS disisi lain menerapkan pendekatan yang berbeda. Dibawah virtualisasi cloud environment, semua system atau aplikasi dikelola dalam satu unified pool resource. Ini berarti ada beberapa server yang saling terintegrasi untuk membagi beban kerja setiap server. Sehingga apabila ada hardware failure atau system failure, maka aplikasi yang ada diatasnya akan tetap berjalan secara normal karena semua resource saling terintegrasi diantara beberapa server.
Selain itu pada cloud IaaS setiap Guest OS (customer) mendapatkan resource komputasi yang dialokasikan secara khusus. Sehingga apabila ada Guest OS (customer) memiliki traffic yang tinggi, maka tidak akan berdampak pada Guest OS yang lain.

Jika anda menginginkan reliability dan fungsional yang handal, maka cloud IaaS adalah pilihan yang tepat.

vps vs iaas

Mengapa Cloud IaaS menonjol sebagai solusi terbaik yang ada saat ini?

Pada cloud Iaas, ada pilihan untuk mengintegrasikan resource komputasi tambahan jika diperlukan, RAM, storage, CPU, bandwidth, dll. Bisa ditambah hanya dengan beberapa klik saja saat dibutuhkan dan dikurangi kembali apabila sudah tidak dibutuhkan lagi. Dengan kata lain dapat Cloud IaaS dapat didefinisikan sebagai solusi yang menyediakan computing resource sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari customer.

Sedangkan pada VPS hosting provider menawarkan kepada customer spesifikasi server yang sudah ditentukan misalnya: 2 CPU, 4GB RAM, 100 GB storage dan 1 IP Public. Dan apabila sewaktu – waktu customer memerlukan resource yang lebih besar, maka pihak provider akan menyediakan server baru yang spesifikasinya sesuai kebutuhan customer. Dan pihak customer akan diminta untuk memigrasikan datanya ke server baru. Solusi seperti ini sangatlah tidak efisien untuk perusahaan – perusahaan yang membutuhkan mobilitas yang tinggi.

VPS Hosting Cloud IaaS
InfrastrukturTidak ada redundancy, single physical server digunakan oleh banyak customer. Resource-shared.Fully redundant. Resource terdistribusi dibeberapa physical server dan masing – masing customer mendapatkan dedicated resource.
 SkalabilitasUpgrade dan downgrade resource komputasi secara manual dan membutuhkan downtime. Bahkan memerlukan migrasi.Quick self service – provisioning hanya dalam beberapa kali klik. Upgrade dan downgrade resource komputasi secara fleksible (on-the-fly) tanpa downtime.
 AvailabilityTidak menawarkan high availability, apabila server fail maka keseluruhan Guest OS yang ada diatasnya akan fail.Menawarkan High Availability. Dengan cloudciti IaaS availability yang di berikan adalah 99,9%.
 ResourceTidak menawarkan fleksibilitas dalam menentukan resource komputasi.Sangat Fleksibel dalam menentukan resource komputasi. Customer yang menentukan sendiri kebutuhan resource komputasinya.
Server Management methodMelakukan open ticket ke VPS provider. SLA yang diberikan sangat bervariatif.Self service. Dengan cloudciti IaaS customer diberikan single portal untuk mengkontrol, akses, monitoring dan konfigurasi servernya secara mandiri.
SupportSupport level yang diberikan sangat beragam tergantung dari VPS provider. Kebanyakan hanya memberikan support yang sangat terbatas atau harus membeli paket premium untuk mendapatkan support tertentu.Secara default Cloudciti IaaS telah memberikan support monitoring oleh security operation center (SOC) dan Network Operation center (NOC), serta help desk selama 24/7. Selain itu Cloudciti IaaS juga memberikan usage report secara regular setiap bulannya.

Datacomm Cloud Business

Salah satu cloud IaaS provider yang dapat dijadikan referensi untuk berlangganan Cloud Server adalah Datacomm cloud business dengan salah satu produknya Cloudciti IaaS yang menawarkan safe, secure & scalable, dan didukung oleh rated III datacenter. menjadikan Datacomm cloud business sebagai perusahaan yang harus dijadikan prioritas utama untuk menjawab solusi cloud server. Lebih lengkapnya tentang Datacomm cloud business dapat mengunjungi https://cloud.datacomm.co.id/ .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*