Datacomm Memperkenalkan DDoS Protection Service Bekerja Sama Dengan Nexusguard

DDoS Protection Services

JAKARTA, 24 AGUSTUS 2016 — PT. Datacomm Diagraha melalui divisi bisnisnya, Datacomm Cloud Business (DCB), hari ini memperkenalkan produk DDoS Protection Services (DPS) sebagai anti DDoS atau perlindungan web server yang komprehensif terhadap serangan DDoS bekerja sama dengan Nexusguard, pemimpin dalam penyedia solusi keamanan dari ancaman DDoS. Pada bulan Agustus 2016 ini, Nexusguard mendapat penghargaan dari Cybersecurity Ventures edisi Q3 2016 yaitu masuk dalam Top 25 dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik Penyedia Solusi Cybersecurity.

Serangan distributed denial of service (DDoS) meningkat 43 persen ke lebih dari 34.000 serangan di kuartal kedua pada tahun 2016 ini, menurut laporan Nexusguard’s “Q2 2016 Threat Report – Asia-Pacific. Situs-situs e-commerce, keuangan dan pemerintahan sering menjadi target serangan Distributed Denial of Service (DDoS).

Contoh terkini, pada 10 Agustus 2016 Biro Statistik Australia mengumumkan bahwa serangkaian serangan yang membuat website-nya ditutup adalah percobaan yang bertujuan untuk mensabotase survei nasional secara online yang sedang dilakukan. Akibatnya, ribuan warga negara Australia tidak dapat ikut serta dalam sensus tersebut karena website Biro Statistik Australia mengalami ‘crash’.

DDoS Protection Service dari Datacomm akan menyediakan scrubing data center yang akan mem-filter DDoS traffic dan hanya mengirim traffic yang bersih ke web server pelanggan. Dengan cara ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan ISP yang digunakan. DDoS Protection Service mempunyai teknologi yang mampu melindungi dari serangan DDoS yang sederhana maupun yang canggih.

DDoS Protection Service (DPS) adalah layanan berbasis cloud yang menyediakan proteksi terhadap serangan DDoS bagi aplikasi web di web server pelanggan. Didukung dengan teknologi dari NexusGuard yang sudah terbukti mampu melawan serangan DDoS, Datacomm turut memberikan cara mengatasi DDoS attack dengan solusi keamanan untuk aplikasi web pelanggan.

Sebagai perlindungan tambahan dari serangan DDoS, Datacomm DPS juga memiliki fitur Web Application Firewall (WAF) untuk memberikan perlindungan terhadap serangan hacking ke situs, penanganan serangan SSL, dan web cache untuk meningkatkan kecepatan akses ke website.

DDoS Protection Services (DPS) akan memberikan cara mengatasi DDoS attack yang lebih mudah sehingga  pebisnis akan lebih secure dan dapat fokus dalam menjalankan bisnisnya.

Jeremy Lee, Channel Director, South Asia, Nexusguard mengatakan, “Sebagai perusahaan terkemuka dalam pertahanan terhadap DDoS, Nexusguard berada di garis depan dalam menangani serangan DDoS, memberikan keamanan maksimal bagi website, layanan, dan reputasi perusahaan di dunia internet. Kami telah berpengalaman dalam menjaga keamanan cyber bagi perusahaan dan akan memberikan layanan maksimal bagi perusahaan di Indonesia.”

Sutedjo Tjahjadi, Managing Director Datacomm Cloud Business mengatakan “Sesuai dengan filosofi Datacomm yaitu ENTERPRISE, SECURE, LOCAL, produk DPS ini memiliki kualitas enterprise dengan support yang berada di Indonesia. Kami berkomitmen untuk membangun local scrubbing data center di Indonesia sehingga proteksi terhadap DDoS untuk pelanggan di Indonesia menjadi lebih maksimal.

Filosofi Datacomm juga sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Tentang Datacomm Cloud Business

Datacomm Cloud Business adalah divisi bisnis dari PT. Datacomm Diangraha yang fokus menggarap peluang bisnis Cloud di Indonesia. Enterprise, Secure, Local adalah filosofi bisnis kami dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi http://cloud.datacomm.co.id/

Datacomm memiliki komitmen jangka panjang untuk meningkatkan adopsi  Cloud Computing karena percaya bahwa teknologi Cloud akan mendorong perluasan ekonomi Indonesia.

Tentang Nexus Guard

Didirikan pada tahun 2008, Nexusguard adalah pemimpin global dalam memerangi serangan internet berbahaya. Nexusguard melindungi klien terhadap banyak ancaman, termasuk serangan distributed denial of service (DDoS), untuk memastikan layanan internet tidak terganggu. Nexusguard menyediakan solusi komprehensif, yang sangat disesuaikan untuk pelanggan dari semua ukuran, di berbagai industri, dan juga memungkinkan merancang solusi anti-DDoS untuk penyedia layanan. Nexusguard memenuhi janjinya untuk memaksimalkan kenyamanan dengan meminimalkan ancaman dan meningkatkan uptime. Berkantor pusat di San Francisco, jaringan para ahli keamanan Nexusguard meluas secara global. Kunjungi www.nexusguard.com untuk informasi lebih lanjut.

Nexusguard diakui dalam peringkat Top 25 pada edisi Cybersecurity Ventures ‘Q3 2016 tentang  Cybersecurity 500 pada bulan Agustus 2016. Cybersecurity 500 membuat awareness dan pengakuan untuk perusahaan cybersecurity paling inovatif – mulai dari merek terbesar dan paling dikenal, hingga startups yang didukung VC dan pemain baru yang muncul, serta perusahaan kecil dengan teknologi yang berpotensi mendobrak, juga penyedia solusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*