Datacomm Cloud Business Mendukung Industri Ecommerce Nasional

Cover KOMIT-Apr2 NW

Cover KOMIT-Apr2 NWDatacomm Cloud Business – Sejak pertama kali hadir, cloud computing telah dan terus berkembang pesat dan kini telah digunakan oleh banyak organisasi dan perusahaan di seluruh dunia. Cloud computing memberikan pengaruh besar terhadap industri dan cara bisnis dijalankan (business model). Mengapa teknologi ini sangat populer ?

Pertama, cloud computing memungkinkan pelaku baru dalam bisnis untuk menyewa hardware dan software tanpa melakukan pembelian sehingga mengurangi biaya pembangunan sistem. Umumnya, perusahaan harus membeli semua hardware dan software yang diperlukan. Padahal pembelian hardware dan software menyumbang persentase yang tinggi dari biaya operasional (Opex), khususnya usaha kecil dan menengah. Dengan cloud computing, misalnya, perusahaan dapat memilih dan menyewa produk, layanan Infrastructure-as-a-Service (IaaS), dan jasa IT, layanan Software-as-a-Service (SaaS), berdasarkan permintaan, sehingga dapat membangun arsitektur teknis.

Kedua, model “pay-as-you-use” yang sangat fleksibel, membantu perusahaan untuk membayar sumber daya berdasarkan permintaan. Ini berarti ada saving atau penghematan dalam hal cost.

Ketiga, para pelaku usaha juga tidak perlu dipusingkan oleh segala urusan pengelolaan TI sehari-hari yang rumit dan banyak menyita waktu karena dapat meng- out source-kan semuanya ke penyedia layanan teknologi cloud computing. Sehingga mereka dapat fokus menjalankan bisnis utamanya. Saat ini, di Indonesia sedang mengalami masa pertumbuhan industri e-commerce. Menurut data Bank Indonesia nilai transaksi industri e-commerce pada tahun 2014 telah mencapai US$2,6 miliar atau setara dengan Rp34,9 Triliun dan diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Sri Agustina dalam sebuah acara di Jakarta.
E-commerce termasuk bisnis yang banyak menggunakan platform teknologi cloud computing. Banyak perusahaan e-commerce, yang baru mulai (start up), sudah beroperasi dan yang memperluas bisnis mereka dalam jangka panjang pasti melibatkan teknologi cloud computing dalam setiap tahapannya.

Cloud computing menjadi pilihan utama para pelaku industri e-commerce karena platform teknologi ini dapat memberikan:

Scalability

secara sederhana adalah kemampuan untuk secara efisien dan otomatis memberikan respon atas kebutuhan peningkatan kapasitas infrastructure Cloud (Autoscale). Baik secara Horizontal Autoscale, menjamin jumlah server akan bertambah secara otomatis saat ada peningkatan spike untuk menjaga kinerja, dan akan berkurang juga secara otomatis saat ada penurunan spike untuk meminimalkan biaya. Atau secara Vertical Autoscale, secara otomatis menyesuaikan ukuran kapasitas komputasi saat peningkatan atau penurunan spike. Hal ini dilakukan hanya dalam dalam beberapa menit saja, tidak sampai hitungan jam atau hari sehingga cloud computing memberikan kemudahan dan fleksibilitas yang sangat tinggi.

Reliability

maksudnya adalah adanya jaminan terhadap kelangsungan uptime bisnis e-commerce yang dijalankan untuk dapat diakses setiap saat tanpa adanya downtime. Harus ada guarantee 99.99% uptime SLA

Security

Ada banyak pendekatan dalam keamanan e-commerce. Harus dipastikan dimilikinya sertifikasi standar keamanan dalam industri, seperti (1) AICPA SOC menyatakan bahwa sistem Anda terlindungi dalam hal keamanan, ketersediaan, kerahasiaan data, dan privasi, (2) Information Security Management System 27001 menyatakan bahwa Anda memiliki sistem dan metodologi yang dapat menjamin keamanan informasi perusahaan, dan (3) PCI DSS standar yang dibuat untuk meyakinkan pelanggan mengenai keamanan informasi kartu kredit mereka.

Security menjadi isu penting ketika membicarakan implementasi cloud computing bagi perusahaan e-commerce karena customer sangat memperhatikan keamanan data, privacy, dan keamanan pembayaran. Penelitian menyebutkan 50% customer menyatakan bahwa keamanan data adalah faktor utama ketika memilih tempat belanja online, 80% customer memilih untuk belanja online shop yang mereka rasa dapat memberikan keamanan terhadap informasi personal mereka, sedangkan 17% customer membatalkan belanja mereka karena khawatir terhadap keamanan pembayaran.

Datacomm Cloud Business hadir sebagai solusi untuk pelaku bisnis di Indonesia, termasuk kalangan e-commerce dimana security menjadi salah satu kelebihan yang diberikan untuk pelanggan dengan layanan Consulting, Design, System Integration, Vulnerability Management, Monitoring.

“Dengan mengusung tagline Enterprise– Secure–Local, Datacomm Cloud Business (DCB) ditambah pengalaman Diangraha sebagai induk perusahaan yang lebih dari dua dekade telah membantu para pelanggan dalam mengadopsi teknologi inovatif yang canggih dan best practices dengan tujuan meningkatkan kinerja mereka dan tetap terdepan di era persaingan, kata Sutedjo Tjahjadi, Managing Director Datacomm Cloud Business.

Enterprise artinya produk DCB memiliki kelas Enterprise, dirancang untuk lebih handal dan  scalable di berbagai perusahaan. Secure menggarisbawahi bahwa dalam membangun produk dan service, DCB sangat mengutamakan keamanan guna menghindari ancaman dan serangan dari dunia internet. DCB ingin memastikan data pelanggan aman dari kebocoran. Sedangkan Local adalah DCB memiliki data center dan customer service lokal, sehingga pelanggan bisa berkomunikasi secara langsung dalam bahasa Indonesia. Sebagai penyedia jasa cloud di Indonesia, Datacomm Cloud Business telah disertifikasi oleh standar internasional : ISO 9000, ISO 27001 dan ISO 20000 untuk memastikan keamanan data pelanggan.

Kehandalan dan kualitas layanan cloud computing DCB didukung oleh faktor- faktor, antara lain :

  • Datacomm sebagai penyedia jaringan yang sudah berpengalaman selama 25 tahun dan berkualitas;
  • Desain data center tier-3 yang berada di infrastruktur data center milik Datacomm yang berlokasi di wilayah Indonesia;
  • Network Operation Center dan Security Operation Center yang beroperasi 24 jam 7 hari oleh engineer dan security analyst bersertifikat internasional;
  • Service Desk yang beroperasi 24 jam 7 hari dan didukung oleh remote engineer yang tersebar di 15 kota di Indonesia;
  • Penerapan standar ISO, yaitu ISO 9001:2008 untuk jaminan mutu layanan; ISO 27001:2013 untuk manajemen keamanan informasi dan ISO 20000:2011 untuk pengelolaan jasa teknologi informasi
  • Sertifikasi dan training SDM Datacomm, meliputi: Network, Data Center, Cloud Computing dan Security;
  • Infrastruktur Cloud Computing DCB dibangun menggunakan infrastruktur terbaik untuk masing-masing komponennya;
  • Partnership dan dukungan dari perusahaan internasional: Acronis , CenturyLink, Citrix, Microsoft, StreamWIDE, Palo Alto Networks, VMware, Zimbra.

Saat ini, DCB menawarkan 2 produk cloud computing, yaitu:

  • Sentriciti, layanan Security-as-a- service (SecaaS) yang meliputi Security Remote Monitoring (SRM), Security Device Management (SDM), dan Security Professional Services (SPS). Produk ini ditujukan bagi pelanggan yang harus memenuhi dan mematuhi peraturan Keamanan Informasi Perusahaan.
  • Cloudciti, berbagai layanan Cloud- as-services (XaaS) yang meliputi Enterprise Infrastructure as a Service (IaaS), Enterprise Email Services, Backup & Disaster Recovery as a Service, Mobile Collaboration Platform as a Service, dan Enterprise Mobility Management as a Service.

Produk DCB sudah tersedia dan dikemas dalam berbagai paket dan harga yang dapat dipilih sesuai keperluan pelanggan. Berbagai industri, seperti: e commerce, hospitality, logistik, security, pemerintahan, edukasi, lembaga riset, sektor publik, financial services, health care, oil & gas akan menjadi target layanan cloud computing DCB. Dengan berbagai fitur yang dapat dimaksimalkan oleh perusahaan e-commerce, maka DCB akan memastikan selalu memberikan layanan terbaik.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*