Memindahkan PKI ke Cloud: Hal Penting Yang Perlu Diketahui Perusahaan

public key infrastructure

Memindahkan infrastruktur kunci public, atau Public Key Infrastructure (PKI) ke cloud dapat membawa banyak manfaat yang lebih luas, tetapi pertama-tama perlu dipastikan bahwa hal tersebut merupakan strategi yang tepat bagi perusahaan.

Komputasi awan menjanjikan banyak manfaat bagi pengguna perusahaan dari segi efisiensi dan otomasi, sekaligus memungkinkan bisnis tetap kompetitif dengan bertindak sebagai landasan bagi strategi transformasi digital mereka.

Namun, kekhawatiran keamanan terkait dengan menyimpan data dan aplikasi bisnis penting di cloud masih ada. Ini menyebabkan lambatnya pemindahan data ke cloud untuk beberapa perusahaan, sehingga perpindahan semua aplikasi bisnis mereka ke cloud mengalami kendala.

Perusahaan perlahan-lahan tumbuh lebih percaya diri dalam memigrasi beban kerja karena infrastruktur cloud dan perangkat lunak memprioritaskan keamanan dalam desain dan pemasaran produk dan layanan mereka.

Meskipun penyedia cloud menawarkan lapisan keamanan yang dapat mengurangi resiko, kurangnya keahlian di departemen TI akan menyebabkan kesulitan bagi bisnis untuk menggunakan lapisan keamanan tersebut.

Jika dirancang dan diimplementasikan dengan benar, infrastruktur kunci publik dapat menjadi salah satu jawabannya.

Apa itu PKI?

Ketika tekanan terus meningkat untuk menyediakan layanan online, keamanan TI menjadi lebih penting bagi berbagai perusahaan. Perusahaan perlu memelihara jaringan TI yang andal dan tepercaya untuk melindungi fungsi bisnis dan memenuhi regulasi yang mencakup kerahasiaan dan privasi. PKI digunakan untuk menyediakan layanan keamanan seperti otentikasi, kerahasiaan, dan integritas data.

Dari perspektif itu, PKI terdiri dari peran, kebijakan keamanan, protokol komunikasi dan prosedur yang diperlukan untuk menghasilkan, mengelola, mendistribusikan, dan mencabut sertifikat digital. PKI juga mengelola enkripsi kunci publik untuk membuat komunikasi yang aman dan tepercaya antara berbagai entitas baik di dalam maupun di luar perusahaan.

Fungsi PKI adalah untuk membantu pengiriman informasi elektronik dengan aman untuk berbagai keperluan, dari internet banking ke email aman, atau aktivitas apa pun di mana kata sandi saja tidak cukup untuk tujuan otentikasi. PKI dapat menjadi bukti yang lebih kuat atas identitas pengguna, yang diperlukan untuk memvalidasi informasi yang terkirim.

Registrasi dan penerbitan sertifikat dikelola oleh otoritas sertifikasi atau Certificate Authority (CA), dan prosesnya dapat otomatis atau dikeluarkan di bawah pengawasan petugas yang ditunjuk, tergantung pada tingkat keamanan dan kepercayaan yang diperlukan. Otoritas registrasi atau Registration Authority (RA) memiliki tanggung jawab untuk memastikan pendaftaran yang valid dan benar, dengan wewenang untuk menerima permintaan sertifikat digital dan mengotentikasi identitas individu.

Implementasi PKI di Perusahaan : Mengapa Diperlukan?

Dalam beberapa tahun terakhir, PKI telah berkembang dari hanya untuk melindungi situs web, menjadi jantung fungsi manajemen digital dalam struktur keamanan cyber. Kini, PKI digunakan untuk mengelola identitas digital, aplikasi, dan perangkat dalam perusahaan.

PKI juga sedang diadopsi oleh tim TI untuk memerangi beragam ancaman keamanan dunia maya, mencakup serangan DDoS, dan upaya phishing untuk meretas perangkat internet of things (IoT).

Meskipun demikian, menggunakan dan mengelola program on-premise adalah proses yang memerlukan sumber daya yang besar. Selain itu, terdapat kesulitan untuk menemukan cukup tenaga ahli yang menjaga pengaturan sistem TI.

Misalnya, layanan PKI seperti Secure Sockets Layer (SSL) dirancang untuk melindungi komunikasi online dan sertifikat klien yang digunakan untuk otentikasi dua faktor, dokumen yang ditandatangani secara digital, dan enkripsi email yang memungkinkan perusahaan mempertahankan tingkat keamanan informasi online yang tinggi. Ketika jumlah SSL dan sertifikat klien yang digunakan dalam suatu perusahaan bertambah, demikian pula anggaran dan waktu yang diperlukan oleh staf untuk mengelola sistem PKI tersebut.

Jenis penawaran baru

Dengan infrastruktur cloud yang cepat dan aman, penawaran PKI berbasis cloud yang sangat andal kini tersedia untuk digunakan oleh perusahaan, yang dikenal sebagai PKI-as-a-Service (PKIaaS), yang memungkinkan departemen TI untuk tetap melakukan kontrol, sementara semua kompleksitas yang datang dalam pengelolaan sistem PKI mereka dikontrakkan ke penyedia layanan.

PKIaaS menyatukan infrastruktur yang diperlukan, otomatisasi, kontrol, penagihan, dan distribusi sertifikat sambil juga menyederhanakan dan memusatkan pengelolaan sertifikat klien. Perusahaan yang menawarkan layanan ini menyediakan proses dan platform terintegrasi yang dapat membuat manajemen PKI sederhana, termasuk:

  • Staf terdedikasi yang terlatih dan ahli mengenai keamanan dan regulasi untuk menjaga sistem PKI
  • Kebijakan dan prosedur dipatuhi dengan ketat, berdasarkan praktik terbaik
  • Platform otomatis yang dapat diskalakan untuk bisnis guna menyederhanakan penyebaran PKI untuk memenuhi persyaratan perusahaan
  • Sistem alerting yang dapat mengeluarkan peringatan sebelum sertifikat kedaluwarsa, sehingga risiko yang terkait dengan sertifikat kadaluarsa di minimalisir.

Menyerahkan semua kebutuhan PKI ke cloud

Manfaat lain dari memindahkan PKI ke cloud adalah adanya akun terpusat. Dengan solusi PKIaaS, perusahaan hanya akan diminta untuk melakukan pemeriksaan sekali saja, bukan setiap kali sertifikat dikeluarkan, sehingga waktu proses pemeriksaan berkurang. Hal ini memungkinkan perusahaan yang sudah diperiksa untuk mengeluarkan sertifikat dari satu akun sementara administrator terpilih dapat menerbitkan berbagai jenis sertifikat sesuai permintaan.

Penggunaan akun terpusat untuk mengelola semua sertifikat juga memudahkan pelaporan dan pemantauan biaya yang terlibat. Laporan terperinci dapat diekspor oleh administrator, dari mulai permohonan pembuatan sertifikat, pembaharuan, penerbitan, pengeluaran, dan banyak lagi. Administrator dapat memberi peran dan hak istimewa untuk anggota staf lain yang disetujui, sehingga mereka dapat mendistribusikan tanggung jawab oleh departemen sambil menjaga semua informasi sertifikat di satu tempat.

Dalam kasus di mana pengelolaan sertifikat dilakukan on-premise, tanggung jawab berada pada tim TI untuk penerbitan, pemasangan, inspeksi, remediasi, dan pembaruan sertifikat. Namun, proses ini mempunyai tantangan seperti dengan adanya sertifikat yang hilang atau kadaluarsa, yang membutuhkan perhatian segera.

Cara praktis dan efisien untuk menangani beban administrasi PKI adalah dengan mempertimbangkan alat dan platform manajemen PKI yang dihosting serta mampu melakukan otomatisasi.

PKI: Apa yang perlu Anda ketahui?

Untuk bisnis yang mempertimbangkan untuk mengelola sertifikat klien secara internal, ada beberapa tantangan yang harus diatasi, terutama ketika menyangkut lisensi perangkat lunak, biaya pemeliharaan yang berkelanjutan, kapasitas operasional, dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung PKI.

Suatu perusahaan perlu membangun, memelihara, memperbarui, dan mendukung keseluruhan sistem sendiri, dan karyawan harus dilatih dan disertifikasi untuk memenuhi persyaratan kepatuhan keamanan. Selain itu, seiring bertambah besarnya perusahaan, baik secara organik atau melalui akuisisi, sering terdapat ketidakseragaman atas arsitektur dan platform, yang mungkin menggunakan solusi PKI yang berbeda.

Meskipun keputusan untuk mengelola PKI on-premise sering dipilih untuk menghemat biaya, bisnis lain mungkin memiliki kebijakan keamanan internal yang ketat, atau perlu mematuhi standar industri, yang dapat membuat mereka mendirikan infrastruktur PKI internal. Ini bisa menjadi pilihan ideal untuk perusahaan kecil karena risiko yang terlibat lebih sedikit, sedangkan perusahaan besar mungkin memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola semua atau sebagian dari kebutuhan PKI mereka secara internal.

PKIaaS berbasis cloud adalah tren yang berkembang dengan semakin banyak ahli TI, yang menganggap PKIaaS sebagai opsi valid. Penyedia PKIaaS mengotomatiskan siklus ketersediaan sertifikat klien dan memiliki staf yang berdedikasi, sistem, dan pusat data terdistribusi yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan dengan berbagai ukuran. Mereka juga menyediakan platform untuk meningkatkan efisiensi untuk mengelola seluruh sertifikat perusahaan.

Platform PKI otomatis ini dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam sistem bisnis untuk menyederhanakan penyebaran ke klien. Siklus ketersediaan sertifikat dikelola melalui API dengan standar terbuka untuk sertifikat yang terkait dengan pengguna, perangkat, dan jaringan.

Penggunaan API standar memungkinkan PKIaaS untuk berintegrasi dengan mudah dengan alat dan sistem pihak ketiga. Penyedia layanan dapat menyesuaikan alur kerja yang mengotomatiskan permintaan sertifikat, seperti SSL, penandatanganan kode, dan penandatanganan dokumen.

Otomatisasi PKI mengurangi risiko kesalahan manusia, yang dapat menyebabkan eksploitasi keamanan cyber yang berbahaya. PKIaaS memungkinkan perusahaan untuk menggunakan sertifikat di berbagai perangkat dan aplikasi sesuai dengan standar praktik yang terus berubah.

Apapun pilihan Anda, otomatisasi harus memainkan peran kunci dalam implementasi PKI perusahaan. Pilihan terakhir terletak pada keterampilan tim TI dan investasi yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan strategi yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Referensi : Computerweekly.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*