teknologi cloud

Strategi Cloud Backup 3-2-1

Siapapun Anda, menerapkan strategi backup 3-2-1 sangat penting. Strategi pencadangan yang baik dapat melindungi Anda dari kehilangan data dan memastikan file yang  diarsipkan tersedia saat Anda membutuhkannya.

Mungkin saat ini Anda menggunakan cloud sebagai bagian dari strategi backup atau arsip, atau mungkin Anda masih menggunakan hard disk sebagai backup file.

Jika Anda belum menggunakan cloud, atau masih belum terbiasa dengan cloud untuk backup dan pengarsipan data, kita akan membahas beberapa cara di mana cloud dapat membuat pengelolaan data Anda dengan  lebih mudah dan memberi sejumlah manfaat yang saat ini mungkin belum Anda nikmati.

Read More

acci

Halal bi Halal Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI)

Hari Rabu, 3 July 2019 Datacomm Cloud Business menjadi tuan rumah Halal bi Halal Anggota Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) berkenaan dengan Hari Raya Iedul Fitri 1440 H sekaligus pemaparan program yang akan dilakukan oleh ACCI kedepannya.

Acara yang digelar di Function Hall Datacomm ini dihadiri oleh Ketua umum ACCI, bapak Alex Budiyanto dan para pengurus inti ACCI seperti bapak Fanky Christian, bapak Soegiharto Santoso serta tentu saja bapak Sutedjo Tjahjadi selaku pengurus ACCI Bidang Kewirausahaan.

Read More

microservices

3 Alasan Utama Mengapa Harus Mengoperasikan Microservices Apps di Container

Microservices adalah trend platform aplikasi yang belum lama ini muncul, sebuah arsitektur yang akan berfungsi sebagai dasar untuk banyak aplikasi selama 10 tahun ke depan. Alasan utamanya adalah keuntungan yang terkait dengan microservices itu sendiri seperti pengembangan yang agile dan arsitektur yang memungkinkan bisnis untuk mengembangkan dan memberikan “digital offering” yang baru dengan lebih cepat.

Pindah ke arsitektur aplikasi baru berarti membuat beberapa perubahan. Anda harus mengubah praktik yang sudah ada, serta SDM yang diperlukan untuk mengoperasikan aplikasi berbasis microservices, seperti monitoring dll. Tetapi pertanyaan terbesar yang belum terjawab adalah, environment seperti apa yang harus digunakan untuk aplikasi microservices Anda? atau, di lingkungan seperti apa mereka harus berjalan?

Read More

pilih monolithic atau microservices

Pilih Monolithic Atau Microservices ?

Saat ini, microservices dikenal luas untuk pembagian aplikasi menjadi layanan yang lebih kecil dan saling berhubungan. Ini berbeda dari monolitik yang merupakan kebalikan dari microservices. Monolithic juga bisa diartikan sebagai satu. Arsitektur monolithic adalah arsitektur untuk membuat aplikasi di mana semua komponen tidak terpisah satu sama lainnya.

Setiap microservice adalah aplikasi kecil yang memiliki arsitektur heksagonal sendiri yang terdiri dari logika dan berbagai adaptor (bahasa pemrograman, dll.). Sementara pendekatan monolitik bekerja dengan baik untuk banyak organisasi dan aplikasi, microservices menjadi semakin populer di kalangan organisasi yang membutuhkan kelincahan dan skalabilitas yang lebih besar.

Read More

microservices

3 Rahasia Dalam Membangun Microservices Yang Harus Anda Ketahui

Microservices adalah praktik software engineering yang populer dan modern. Prinsip microservices adalah membangun aplikasi dengan memisahkan komponen bisnis menjadi layanan kecil yang dapat digunakan dan dioperasikan secara independen satu sama lain. Pemisahan antara layanan bisa didefinisikan sebagai “service boundaries”.

“Service Boundaries” terkait erat dengan tuntutan bisnis dan batas hierarki suatu organisasi. Layanan tersebut dapat dikaitkan dengan pemisahan tim, budget, dan roadmap. Beberapa contoh “service boundaries” mungkin seperti proses pembayaran dan otentikasi pengguna. Microservices berbeda dari praktik pengembangan software lama di mana semua komponen digabungkan menjadi satu.

Read More

find it

Find IT 2019, Teknologi untuk Indonesia 4.0

Dunia memasuki revolusi industri ke-4. Yang membedakan revolusi industri ini dari yang sebelumnya adalah penggunaan teknologi informasi sebagai sarana untuk membawa dunia virtual lebih dekat ke dunia fisik. Kemajuan di bidang teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan, menimbulkan kekhawatiran bahwa manusia dapat digantikan oleh mesin. Untuk menghadapi fenomena ini, jelas bahwa Indonesia harus menyiapkan berbagai aspek, terutama di bidang teknologi informasi.

Sehubungan dengan hal tersebut maka perlu adanya wadah untuk menampung berbagai kreatifitas dalam bidang teknologi informasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. FIND IT! Dengan tema “Teknologi untuk Indonesia 4.0” dipersembahkan oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada yang dihelat pada tanggal 28 April 2019. Dengan adanya pelaksanaan FIND IT! ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja masyarakat untuk mempersiapkan Indonesia dalam menghadapi revolusi industri ke-4.

Read More

indi 4.0

Datacomm Mendukung Digitalisasi Koperasi di Indonesia

Informasi tentang Indikator Penegakan Industri Industri 4.0 atau Indeks Kesiapan Industri Indonesia (INDI 4.0) terus ditingkatkan sebagai bagian dari tahap implementasi Making Indonesia 4.0 . Berkenaan dengan itu, Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI)  menyelenggarakan  acara INDI 4.0 Conference pada 15-16 April 2019 bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) – BSD, Tangerang.

Acara ini terdiri dari seminar, pameran, dan penghargaan. Acara ini diselenggarakan bersama dengan serangkaian acara di KTT Industri Indonesia 2019 (IIS 2019) diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan melibatkan pemangku kepentingan pemerintah, pemangku kepentingan dan asosiasi industri dan akademisi.

Read More