fintech

Fintech Solution Day 2019

Seiring dengan maraknya perkembangan fintech di Indonesia, maka dibutuhkan suatu diferensiasi oleh para pelaku fintech untuk dapat bersaing dan mampu memberikan layanan terbaik bagi customernya. Dengan latar belakang tersebut, Datacomm Cloud Business pada tanggal 29 Oktober 2019 lalu mengadakan Fintech Solution Day “Differentiate Your Fintech by Adopting Disruptive Technology” yang digelar di Grha Datacomm, Jalan Kapten Tendean 18 A Jakarta.

Hadir sebagai narasumber yaitu Bapak Fernandes Lambert, COO dari Egeroo, Bapak Adam Aditya Nugraha, Cloud Technical Specialist, IBM Hybrid Cloud, Bapak Sutedjo Tjahjadi, Managing Director Datacomm Cloud Business, serta tim dari Datacomm Cloud Business.

Read More

microservices

Seminar Modernizing Your Development Using Microservices, Container & Kubernetes

Kubernetes – Datacomm Cloud Business bekerja sama dengan Cloud Ace mengadakan Seminar dengan judul “Modernizing Your Development Using Microservices, Container & Kubernetes” yang dilaksanakan di Grha Datacomm pada tanggal 24 Oktober 2019.

Hadir sebagai pembicara dari Cloud Ace adalah Bapak Rocky Van Schuylenburch selaku Cloud Architect dan Bapak Sutedjo Tjahjadi selaku Managing Director dari Datacomm Cloud Business.

kubernetes  container

Seminar ini mengangkat tema mengenai Microservices dengan memberikan pemahaman yang sederhana mengenai teknologi container. Menerangkan mengenai benefit dari teknologi container bagi bisnis dan memahami alasan utama Anda menggunakannya. Serta langkah-langkah sederhana untuk memindahkan aplikasi Anda menuju arsitektur  container.

Read More

container

Tantangan Dalam Mengadopsi Microservices Yang Perlu Anda Ketahui

Microservices merupakan topik yang hangat dibicarakan di dunia enterprise IT, hal ini terjadi karena alasan yang sangat jelas. Microservices menawarkan banyak keuntungan seperti kemampuan merubah kode pada sebuah service dengan lebih cepat dan efisien tanpa mempengaruhi service lain dalam sebuah aplikasi. Keunggulan lainnya adalah, layanan diatur sesuai dengan kemampuan bisnis, dan memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk melakukan delivery secara kontinyu dengan lebih lancar.

Microservices sering digambarkan sebagai sebuah arsitektur software yang dibangun dengan membaginya menjadi bagian-bagian kecil, proses terpisah yang berkomunikasi melalui APIs. Meskipun layanan microservices relative mudah untuk digunakan, perusahaan terutama yang sedang melakukan pendekatan untuk transisi dari aplikasi monolitik menuju microservices harus menyadari bahwa microservices tidak serta merta mempuat kompleksitas menjadi hilang.

Read More