Welcome To The New IT

Welcome to the new IT

Datacomm Cloud Business – Pada waktu-waktu awal teknologi cloud, sekitar 4-5 tahun lalu, cloud dielu-elukan sebagai cara bagi perusahaan yang tidak memiliki cukup banyak resource IT agar tetap dapat mengikuti kemajuan teknologi untuk mendukung bisnis perusahaan. Akses ke server dan storage secara on-demand, dan budget-friendly, proses pengadaan resource secara lebih cepat, kemudahan instalasi dan konfigurasi server untuk mendukung bisnis menjadikan keuntungan teknologi cloud computing tersebut sebagai pertimbangan bagi departemen IT perusahaan.

Meskipun hal-hal tersebut masih sangat penting bagi user, namun para pemimpin IT saat ini semakin menyadari bahwa tanggung jawab mereka terhadap bisnis saat ini bukan lagi sekedar mencari solusi termurah untuk host aplikasi bisnis, namun sudah jauh lebih dari itu. Trend IT saat ini adalah bagaimana mencari solusi strategis untuk menunjang bisnis mereka.

Laporan dari Frost and Sullivan pada tahun 2014 menggambarkan hal ini berdasarkan hasil survey mereka terhadap 400 perusahaan di Amerika Serikat, dimana tampak pergeseran trend cloud hanya dalam waktu yang singkat — 3 tahun.

Top Reasons Enterprise Choose Cloud, 2011 versus 2014
20112014
Defer server purchases

46%

Achieve IT flexibility and agility

71%

Defer/avoid data center expansion

42%

Deliver services and applications faster

70%

Achieve high return on investment

35%

Better support business needs

68%

Source: Frost & White, SPIE 14-26, Cloud Adoption Reaches a Long-Awaited Tipping Point 2014 Cloud User Survey (July 2014).

Dengan business drivers yang berubah, maka kebutuhan perusahaan yang oleh Frost and Sullifan disebut sebagai “New IT” pun menjadi semakin kompleks. Hal yang terpenting diantara kebutuhan perusahaan adalah integrasi dengan sistem yang dimiliki saat ini, baik itu on premise maupun service yang menggunakan pihak ketiga di provider lain.Operasi yang efisien sangat tergantung kepada suksesnya integrasi antara sistem. IT harus memilih cloud provider yang memiliki platform yang dapat memudahkan proses integrasi dan administrasi.

Kebutuhan integrasi umumnya berupa flexibility, visibility, dan control untuk mensupport bisnis yang semakin kompleks, dan sistem IT harus dapat me-manage dan meng-orchestrate semua secara keseluruhan. Jika “Old IT” hanya memandang cloud sebagai alat untuk delivery IT yang sederhana seperti stand-alone web application atau untuk development, maka “New IT” harus mampu men-delivery aplikasi mulai dari aplikasi sederhana sampai aplikasi kompleks yang membutuhkan integrasi dengan banyak sistem lainnya. Dengan kata lain, IT saat ini membutuhkan platform yang mendukung evolusi aplikasi bisnis yang semakin modern dan kompleks sesuai tuntutan bisnis.

Cloudciti, bekerja sama dengan CenturyLink, menghadirkan platform cloud untuk mendukung segala kebutuhan IT bisnis Anda. Frost and Sullivan dalam laporannya mendokumentasikan tantangan umum yang dihadapi departemen IT dalam menuju “New IT”, serta bagaimana strategi CenturyLink untuk mengatasi hal tersebut.

Out with the old, in with the new!

Download report nya di bawah ini.

[wpdm_button_template id=115 style=”green” align=”center”]

 

Ilmi AjiProduct Specialist PT Datacomm Diangraha

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*